Manfaatkan Informasi Geospasial

untuk Gaya Hidup yang Lebih Efisien
#GEOSPASIAL UNTUK KITA

“Coba tadi pake GPS (dibaca: map/peta), Pasti kita gak bakalan kejebak macet kayak gini nih”

Diantara kita tentu pernah mengeluh sepertihalnya kalimat diatas. Tidak dapat dipungkiri, bahwa kebanyakan dari kita pasti pernah merasakan kemacetan dijalan, dan lagi-lagi g**gle maps menjadi solusi terbaik untuk mengambil jalan pintas agar terhindar dari kemacetan.

Alat pendeteksi lokasi atau biasa kita sebut sebagai GPS (Global Positioning System) yang sering kita gunakan untuk menunjukkan lokasi dan mendeteksi kemacetan tentu tidak terlepas dari unsur peta. Tanpa sadar ternyata kita telah memanfaatkan informasi geospasial dalam keseharian kita.

Kata “Geospasial” mungkin terdengar sedikit asing bagi saya atau bahkan kalian, namun keberadaanya sangatlah bermanfaat sekali dalam kehidupan kita sehari-hari. Lantas, apasih yang di maksud dengan geospasial?

Terdapat dua unsur kata dalam Geospasial, geo yang berarti “bumi” dan spasial yang memiliki makna “ruang atau tempat. Jadi dapat kita simpulkan bahwa geospasial adalah ruang kebumian yang memiliki peranan penting dalam aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu.

Singkat cerita, segala bentuk aktifitas kita yang menggunakan ilmu bumi, seperti gemorfologi, hidrologi, kartografi, dan demografi, termasuk ke dalam bentuk informasi geospasial.

Tentu sangat banyak manfaat yang akan kita dapatkan ketika ilmu bumi tersebut dapat kita kuasai, terlebih lagi jika kita memanfaatkan informasi geospasial sebagai gaya hidup, tentu kita akan merasakan manfaat kehidupan yang lebih efisien.

Geospasial untuk Gaya Hidup yang lebih Efisien

Jika kita melihat kejadian disekitar kita, banyak sekali permasalahan yang timbul karena ketidaktahuan kita tentang informasi geospasial. Sudah saatnya kita merubah gaya hidup kita dengan memanfaatkan informasi geospasial agar hidup kita lebih efisien dan berkualitas. Begini caranya !

1. Gunakan Peta !

Mungkin diantara kita pernah melihat tayangan “Dora The Explore“, film animasi anak yang tanpa sadar mengajarkan kita untuk menggunakan peta saat tersesat, begitu juga dengan pelajaran “Peta Buta” disekolah dulu. Semua itu memang sangat berkaitan dengan ilmu geospasial.

Salah satu contoh lainnya adalah kemacetan. Memang kemacetan muncul karena ulah manusia itu sendiri, banyaknya populasi pengguna kendaraan pribadi juga merupakan salah satu faktor terjadinya kemacetan. Namun jika kita mengetahui informasi geospasial dalam hal ini peta atau GPS atau g**gle maps, tentu kita dapat mengambil jalur alternatif lain agar terhindar dari kemacetan yang ada.

Hal serupa juga dapat kita lakukan saat akan melakukan perjalanan atau berpergian hanya bermodalkan alamat atau titik koordinat. Lokasi dengan mudah dapat kita temukan, perjalanan lancar, waktu kita lebih efisien dan tidak akan terbuang sia-sia.

Sumber : http://geospasial.bnpb.go.id

2. Manfaatkan Informasi Geospasial !

Tidak ada yang tidak bermanfaat segala ilmu yang kita pelajari, termasuk informasi geospasial. Banyak rumah atau gedung yang dibangun secara asal diatas permukaan tanah tanpa melihat dari sisi kontur tanah ataupun kekuatan permukaan bumi tersebut, alhasil bangunan tersebut rentan terhadap gempa atau longsor.

Pentingnya kita mengetahui informasi geospasial, dalam hal ini yaitu permukaan bumi. Tentunya kita akan lebih waspada dalam mencegah atau menanggulangi bencana sesuai informasi geospasial pada Indeks Peta Bencana. Bayangkan jika kita asal dalam membangun rumah diatas tanah yang rawan dengan bencana longsor atau banjir misalnya, tentu kerugian dan kesengsaraan yang akan kita dapati.

Setidaknya dengan kita memanfaatkan informasi geospasial, kita dapat meminimalisir kejadian merugikan yang tidak kita inginkan.

Sumber : http://geospasial.bnpb.go.id

Sumber : http://geospasial.bnpb.go.id

Sumber : http://geospasial.bnpb.go.id

3. Komunikasikan bersama BIG!

Informasi geospasial akan lebih dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari apabila telah menyentuh aspek-aspek aplikasi praktis, seperti sistem navigasi mobil, bisnis properti, bisnis perbankan, bisnis pariwisata dan lain-lain. Pada masalah aplikasi praktis ini diperlukan peran aktif pihak pengusaha bisnis survei dan pemetaan.

Komunikasikan bersama pusat informasi geospasial untuk kita mengetahui informasinya, dalam hal ini lembaga di Indonesia yang berwenang dalam informasi tersebut adalah Badan Informasi Geospasial (BIG) berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial (IG).

Badan Informasi Geospasial untuk Indonesia

Kehadiran Badan Informasi Geospasial tentu akan sangat bermanfaat untuk pemerintahan dan masyarakat luas dalam mengakses informasi geospasial yang dapat dipertanggung jawabkan, efisien dan efektif sesuai dengan tujuananya yang tertuang dalam UU tentang Informasi Geospasial.

Setidaknya ada tiga hal penting yang mendukung pendayagunaan informasi geospasial diantaranya:

  1. Administrasi publik (public administration)
  2. Pelayanan publik (public services)
  3. Peran-peran internasional yang diemban pemerintah.

Selengkapnya simak video ini!

— Sejuta Peta Untuk Negeri —

Sumber : facebook-infogeospasial

Penerbitan PETA NKRI 2017

di Kota Sabang, Aceh

Sumber : facebook-infogeospasial

Penerbitan diresmikan oleh Kepala BIG

Prof. Hasanuddin Z. Abidin

Sumber : facebook-infogeospasial

Peta NKRI 2017 merupakan hasil kerja sama

dengan beberapa instansi pemerintahan.

Sejalan dengan rangkaian Hari Informasi Geospasial (HIG) ke-48, Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai lembaga yang mempunyai otoritas di bidang informasi Geospasial (IG) nasional merilis Peta NKRI 2017. Tujuan dari pembaharuan Peta NKRI ini adalah agar seluruh masyarakat mendapatkan informasi dan gambaran umum tentang wilayah NKRI sesuai dengan kondisi terkini. Sejuta peta untuk negeri, merupakan bukti peranan Badan Informasi Geospasial dalam memberikan kontribusinya terhadap masyarakat Indonesia.

Follow Social Media Badan Informasi Geospasial untuk dapatkan informasi selengkapnya terkait perkembangannya

           

Let’s Share to Your Friend !