#BukaInspirasi

Belajar dari Pak Suparto
Pemilik Toko Klontong yang
Menginspirasi

Kehidupan berubah drastis. Di zaman generasi millenial sekarang ini, perkembangan teknologi menjadi revolusi peradaban yang semakin mempermudah kinerja manusia. Apapun yang kita cari, yang kita butuhkan dapat kita temukan hanya dengan sekali sentuh.

Bahkan untuk berbelanja saja kita tidak perlu repot-repot keluar rumah, pergi ke pasar, atau pun ke mall untuk mendapatkan barang yang kita inginkan. Tinggal sentuh, pilih barang dan barang yang kita inginkan terkirim sampai ke rumah kita.

Jamannya sudah berubah, bukan lagi eranya ninja hatori yang harus mendaki gunung dan melewati lembah. Sekarang jamannya ninja express, layanan antar barang yang bisa kalian temukan di BukaLapak.

Bayangkan! untuk membeli kaos distro yang branded saja, saya harus pergi ke pusat perbelanjaan di Bandung demi mendapatkan barang impian saya. Itu dulu!

Sekarang tinggal klik-pilih-bayar-kirim, kaos distro impian sudah sampai didepan mata, Amazingkan!. Itulah kenapa internet menjadi solusi kebutuhan hidup sekarang ini. Apalagi setelah adanya toko online, yang setiap orang bisa melakukan transaksi jual beli barang impiannya kapanpun dan dimanapun.

Siapa sih yang nggak suka belanja? apalagi belanja Online! hampir dipastikan semua lapisan masyarakat, baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan akan merasa terbantu dengan adanya belanja online yang hadir ditengah kesibukan kita sehari-hari.

ASEAN

5,5 Miliar

Malaysia

1 Miliar

Indonesia

1,7 Miliar

Singapura

1 Miliar

Thailand

900 Juta

Filipina

500 Juta

Vietnam

400 Juta

Miliar

3 Miliar

2 Miliar

1 Miliar

4 Miliar

5 Miliar

Sumber: Databoxs

Pasar e-Commerce Negara-Negara di Kawasan Asia Tenggara Tahun 2015

Berdasarkan data dari Databoxs, pasar e-Commerce Indonesia diperkirakan bakal mencapai 52 persen e-Commerce di kawasan Asia Tenggara. Dari presentase Nielsen yang bertajuk Indonesia Ocean of Opportunities Overcoming Dead Win and Riptide 2017, e-Commerce Indonesia pada Tahun 2015 baru mencapai US$ 1,7 miliar dan akan terus bertambah. Ini artinya semakin hari kebutuhan orang akan terpenuhi dengan adanya belanja online yang dirasa akan semkin mudah dan turut membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Nah, berikut ini adalah sesosok orang yang menginspirasi saya untuk terjun dan mulai memanfaatkan e-Commerce sebagai peluang usaha. Karena beliau yang memiliki toko luring saja merasa perlu mengembangkan usahanya agar masuk ke pasar daring yang di rasa perlu karena akan semakin berkembang.

Belajar dari Pak Suparto

Panggil saja namanya pak Suparto (47 tahun), pemilik toko kelontong di dekat kosan saya. Setiap harinya saya selalu menyempatkan mampir untuk sekedar membeli mie instan, telur, kerupuk dan terkadang bumbu nasi goreng. Karena seringnya kami bertemu akhirnya kita diakrabkan karena saya tak sengaja ngomong pakai bahasa Jawa.

“Niki pinten pak?” (artinya ini berapa pak)

“Lho sampean wong Jowo toh” (artinya lho kamu orang Jawa toh)

Dari percakapan itulah kami jadi sering ngobrol ngalor ngidul dan bercerita banyak hal mengenai berita yang sedang viral, politik dan sesekali cerita tentang usaha yang dirintisnya. Tidak hanya itu karena seringnya saya mampir terkadang saya disuguhkan makanan, roti bahkan dibawakan sayur mateng yang sedang dibuat oleh isterinya.

Banyak hal yang saya dapatkan tentang pelajaran hidup yang beliau ceritakan apalagi terkait usaha toko kelontongya yang sekarang bisa dibilang maju dan berkembang. Namun semua ini tentu ada proses yang tidak mudah yang beliau alami semasa merintisnya.

Awal dibukanya toko kelontong ini karena demi anak-anaknya yang jauh dari pantauan orang tua. Akhirnya salah satu dari mereka memutuskan untuk resign dan mulai perjalanan baru dengan mengurus anak dan membuka toko kelontong kecil-kecilan.

“Dalam satu hari, penghasilnya lumayanlah sekitar tujuh puluh ribu” kata beliau. Karena disekitar rumah banyak yang menjual siomay, tentu ini menjadi peluang untuk menambah barang baru yaitu tepung terigu.

Berawal dari satu tukang siomay hingga sekarang lebih dari dua puluh tukang siomay membeli kebutuhan bahan dasarnya di toko kelontong milik pak Suparto. Dari toko yang awalnya berukuran 3x2 kini melebarkan tokonya menjadi ukuran 3x6, karena butuh tempat yang leluasa untuk menempatkan stok tepung.

Jatuh Bangun Merintis Usaha Toko Kelontong

Kurang lebih hampir 18 tahun membangun toko kelontong yang awalnya sepi pengunjung hingga memiliki banyak pelanggan tentu tidak berjalan semulus yang kita bayangkan.

Mulai dari sepi pengunjung hingga mau gulung tikar, kurang modal karena ditipu, dan yang terakhir ditipu pengepul minyak goreng yang isinya tidak sesuai dengan ukuran awalnya hingga rugi jutaan rupiah, dan masih banyak lagi.

Bahkan yang terakhir beliau ceritakan yaitu ketika kehilangan anaknya yang masih berusia 10 tahun karena sakit dan pergi ke haribaan-Nya. Kacau, sedih dan tidak tahu harus bagaimana lagi menjalani hidup ini tanpa anak tersayangnya.

Sempat ingin menutup tokonya, namun berkat dukungan saudara, tetangga dan sahabat akhirnya toko kelontong nya tidak jadi ditutup. Mulai bangkit lagi dan kembali membuka tokonya demi pelanggannya yang masih membutuhkan.

Perkembangan teknologi yang semakin berkembang tentunya berdampak juga terhadap UKM seperti toko kelontong milik pak Suparto.

Dari yang hanya toko biasa, kini bisa mendapatkan penghasilan luar biasa dari jasa barunya yaitu menyediakan berbagai jasa pengisian pulsa, token listrik, pembayaran BPJS dan transaksi online lainnya. Tentu ini berkat menjadi mitra BUKALAPAK yang telah memberikan kesempatan bagi UKM untuk semakin berkembang.

Kesempatan Maju Menjadi Mitra
BukaLapak

Transaksi Mudah

Praktis bertransaksi di mana pun pakai aplikasi di handphone. Bisa lakukan transaksi dimana saja

Gratis Tanpa Modal

Daftar gratis dan tidak perlu modal besar tapi banyak untungnyanya menjadi Mitra BukaLapak

Untung Besar

Dapatkan harga murah, komisi besar, dan potongan harga sehingga kamu makin untung.

Dengan bergabung menjadi mitra BukaLapak tentu banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Mitra Bukalapak adalah salah satu program yang dimiliki Bukalapak. Dulunya program ini dinamakan dengan Agen Bukalapak. Program Mitra Bukalapak memberikan kesempatan kepada semua orang Indonesia, di mana pun mereka berada, untuk bermitra dengan Bukalapak dan mendapatkan penghasilan tambahan melalui usaha sampingan menjadi Mitra Bukalapak. Dengan menjadi mitra, mereka bisa berjualan produk ataupun jasa yang ada di Bukalapak. Tak perlu pusing memikirkan berapa modal yang dibutuhkan untuk menjadi mitra, karena pendaftaran menjadi Mitra Bukalapak gratis alias tanpa biaya.

Jika kamu menjadi mitra, kamu bisa menjual semua produk yang ada di Bukalapak. Mulai dari pulsa dan paket data, tiket kereta dan pesawat, hingga ke pembayaran tagihan listrik PLN, BPJS Kesehatan, dan PDAM. Apakah mitra akan mendapatkan keuntungan jika berhasil melakukan transaksi penjualan? Pasti, tiap-tiap mitra akan mendapatkan komisi berdasarkan penjualan yang mereka lakukan.

Lalu siapa saja yang bisa menjadi Mitra Bukalapak? Semuanya bisa, apakah itu perorangan, warung kelontong, toko-toko grosir di pasar, apotek, salon, dan para pemilik usaha lainnya. Kini ada keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan jika menjadi mitra, karena kamu bisa belanja grosir online barang-barang daganganmu di Bukalapak. Pastinya jauh lebih murah, lebih mudah, dan lebih menguntungkan untukmu. Produknya lengkap, harganya ekonomis, serta pengiriman cepat dan gratis.

Nah, kalau ide untuk Bukalapak agar kedepannya bisa lebih memberikan manfaat kepada semua pelanggan tentu harus ada innovasinya dong, dan inilah beberapa ide yang tersirat tanpa syarat dalam lintasan pemikiran ini.

1. Bukalapak tidak hanya menyediakan pembayaran yang seperti token listrik, isi pulsa, pembayaran bpjs. Tetapi juga bisa melakukan pembayaran pembelian barang di mitra Bukalapak seperti pada minimarket pada umumnya. Jadi pelanggan bisa melakukan transaksi melalui mitra Bukalapak untuk membayar barang pesanannya.

2. Seperti yang kita ketahui bahwa pendidikan di Indonesia sangat penting. Harapannya Bukalapak bisa turut berkontribusi dalam pendidikan bangsa dengan cara memberikan BukaPrestasi alias beasiswa bagi anak yang berprestasi. Dengan adanya fitur terbaru ini, semua orang bisa menyalurkan beasiswa berupa donasi bagi yang membutuhkan dan anak-anak yang berprestasi.

3. Mengembangkan lebih banyak UMKM di Sektor rill dengan pengarahan langsung dari Bukalapak. Dengan adanya UMKM seperti ini tentu bisa mengurangi pengangguran yang membutuhkan pekerjaan. Contoh UMKMnya seperti BukaLaundy, BukaCounter, BukaBengkel, BukaWarung dan lain sebagainya. UMKM ini tentu bisa juga di integrasikan kedalam platform online, jadi orang tidak perlu susah mencari tempat tersebut.

4. BukaJasa, kedengerannya sih aneh tapi ini mungkin bisa membantu orang-orang yang memiliki jasa tapi tidak memiliki produk. Dan disinilah peranan Bukalapak untuk mengintegrasikan pelanggan yan tidak hanya mencari produk saja, tetapi juga mencari jasa yang bisa membantu mengatasi permasalahan pelanggan, contohnyaseperti jasa kunci, jasa vermak, jasa potong rambut, jasa taman dan masih banyak lagi jasa-jasa lainnya.

Itu saja ide yang sederhana, namun mudah-mudahan saja bisa membangun dan menjadikan Bukalapak semakin besar, terus menginspirasi dan menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian bangsa. Salam #BukaInspirasi 

Download Aplikasinya

Follow Social Media BukaLapak untuk dapatkan informasi selengkapnya!

Let’s Share to Your Friend !