Notice: WP_Scripts::localize was called incorrectly. The $l10n parameter must be an array. To pass arbitrary data to scripts, use the wp_add_inline_script() function instead. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 5.7.0.) in /home/cre4ble/public_html/wp-includes/functions.php on line 5663
Semangat Berbagi Meski Seporsi - Adhi Hermawan
Semangat Berbagi Meski Seporsi

Bukan seberapa besar yang kamu beri, tetapi seberapa sering kamu berbagi. Bisa jadi keberkahan ada pada saat kamu berbagi bukan pada apa yang kamu beri. 

Kebaikan Itu Menular

Senja menjelang maghrib menghiasi suasana kala itu. Rantang berlapis berisikan makanan juga sudah tersusun rapih di atas meja. Seperti biasa, aku ditugaskan ibu untuk mengantarkan makanan itu ke rumah si mbah. Mbah Sukarti namanya, rumahnya tidak jauh hanya selang beberapa rumah dari rumahku. Kebetulan hari itu adalah hari kamis dan seperti biasa aku harus mengantar makanan ke rumah mbah Karti.

Si mbah memang tak pernah lewatkan puasa sunnah dan Ibu juga tak pernah lupa menyiapkan makanan berbuka untuk mbah Karti. Selain sebagai niatan bekal untuk meraih pahala, hal ini juga yang diajarkan oleh ibuku untuk selalu berbagi walau hanya seporsi makanan untuk berbuka. Bukan seberapa besar apa yang kita beri, tetapi seberapa sering kita berbagi dan bermanfaat untuk orang lain.

“Ajeng andum, ojo ngenteni sugeh”, Jika ingin berbagi, jangalah menunggu kaya, begitulah kurang lebih pesan yang tersirat dalam setiap kaldu ucapannya. Berkat kebaikannya kepada mbah Karti, mengajarkanku untuk terus berbagi kepada siapa saja. Jika tak bisa berbagi dengan uang, kita bisa berbagi dengan makanan. Jika tak bisa berbagi makanan setidaknya kita bisa berbagi walau hanya sebutir kurma.

Kring kring kring…

Notifikasi pesan pun mengusik lamunanku, seketika aku meraih smartphone yang sejak tadi berbunyi. Hafiz, salah satu temanku, mengajak untuk menyambangi rumah tahfiz dibilangan Depok. Biasanya aku absen tidak ikut dan hanya menitipkan sejumlah donasi. Namun karena lamunan tadi, ajakannya meluluhkan hatiku untuk ikut memberikan donasi ke rumah tahfiz.

Rumah tahfiz tersebut terbilang baru, dan saat ini hanya diisi oleh beberapa santri saja. Seperti biasa setiap senin dan kamis para santri mengamalkan puasa sunnah. Dan donasi yang terkumpul itu adalah donasi untuk program ifthar shaum para santri disana. Kebaikan itu ternyata menular, seperti halnya kebaikan yang dilakukan oleh ibu kepada mbah Karti, juga kebaikan sahabatku yang selalu mengajak kepada kebaikan.

Tetap Berbagi Di Saat Pandemi

Meskipun pandemi, semangat berbagi tentu jangan pernah pudar. Sebagai orang yang terdampak akibat pemutusan kerja di kala pandemi, saya menyadari bahawa ini semua tentu ada hikmahnya. Dan salah satu hikmahnya yaitu saya dipertemukan dengan orang-orang hebat yang lebih peduli dengan orang lain. Berbagai kegiatan berbagi kebaikan dengan orang lain menjadi asupan sehari-hari. Termasuk berbagi ifthar shaum kepada adik-adik santri di rumah tahfiz.

Meskipun hanya seporsi makanan, tentunya membuat mereka bahagia bisa menikmati santapan shaum pada hari itu. Saya pun juga bahagia melihat keakraban mereka bersama-sama saat mempersiapkan menu berbuka. Keberkahanya tentunya bukan pada seberapa besar donasi yang kita berikan kepada mereka tetapi rasa kebahagiaan yang timbul saat berbagi dan melihat mereka bahagia.

Sebutir telur dengan racikan soto menemani buka puasa mereka. Itu saja membuat mereka bahagia, apalagi jika ditambah dengan daging dan menu lainnya yang mengandung sumber protein dan gizi. Seketika hati ini ikut terperangah melihat mereka yang antri dan bergantian menyendok kuah soto tanpa rebutan, juga sikap mereka yang mengedepankan sopan santun, disiplin dan menghargai orang lain. Begitulah pelajaran penting yang berharga di rumah tahfiz sore itu.

Dampak pandemi tentunya tidak hanya saya rasakan seorang diri, tetapi adik-adik santri juga membutuhkan bantuan untuk mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari. Masih banyak juga orang-orang di luar sana yang membutuhkan bantuan dan pertolongan. Ini adalah sebuah contoh kecil dari kami untuk tetap berbagi meski di tengah pandemi. Oleh karena itu, mari kita lebih peduli lagi dengan saudara-saudara kita yang terdampak pandemi.

Semangat Berbagi Di Era Baru

Jangan takut untuk berbagi, karena dengan berbagi kita akan lebih merasa cukup. Berbagi kebaikan tentunya akan mengalirkan pahala kepada kita, bahkan bisa mendatangkan rezeki dari arah yang tak pernah kita sangka. Berbagi kebaikan juga bisa menghindarkan kita dari keburukan-keburukan yang akan menimpa kita. So, mulai dari sekarang marilah kita tumbuhkan semangat untuk berbagi.

Nah, di Era baru saat ini apalagi di tengah pandemi, untuk berbagi kita tak perlu repot, apalagi harus datang ke lembaga untuk menyalurkan donasi. Kini berbagi bisa dilakukan dengan mudah kapan pun dan dimana pun, bahkan  hanya dengan sentuhan jari. Pastinya semangat kita dalam berbagi kebaikan akan lebih cepat terealisasi berkat teknologi yang semakin canggih.

Semangat kebaikanmu tentunya akan menular kepada siapa saja. Melalui LAZ UCare Indonesia kamu juga bisa lebih banyak membantu orang-orang  yang membutuhkan pertolonganmu.

Saatnya Berbagi Bersama LAZ UCare Indonesia

LAZ UCare Indonesia merupakan lembaga yang berfokus mengelola dana zakat, infaq, shodaqoh dan dana sosial lainnya, termasuk dana CSR. LAZ UCare telah memiliki izin operasional sebagai Lembaga Amil Zakat tingkat Kota Bekasi dengan No. 1312 Tahun 2018 dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat diperoleh pada tanggal 30 Agustus 2018.

Lalu apa saja sih program yang ada di LAZ UCare Indonesia?

Cinta Berdaya

Mustahik dapat memiliki visi ke depan untuk dapat memaksimalkan potensi yang mereka miliki dan terlepas dari ketergantungan dan ketidakberdayaan

Cinta Yatim

Program santunan dan pemberdayaan yatim yang dikelola secara terpadu untuk membantu penerima manfaat dapat tetap bersekolah dan berpendidikan layak

Cinta Insani

Aksi sosial yang ditujukan kepada Mustahiq, diharapkan kedepannya dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan meringankan bebannya

Cinta Sehat

Kepedulian terhadap sesama dengan memperhatikan aspek kesehatan dari setiap Dhuafa dengan menggulirkan beberapa program kesehatan.

Cinta Ilmu

Program-program Cinta Ilmu didedikasikan untuk kaum Dhuafa, Yatim Piatu, maupun anak-anak berprestasi yang kurang mampu.

Itulah beberapa program dari LAZ UCare yang mungkin bisa menjadi sarana kita untuk berbagi. Jangan kuatir untuk donasi bersama Laz UCare, karena LAZ UCare merupakan philantropi terpercaya yang amanah dalam mengelola zakat, infaq, sedekah dan wakaf. Dengan izin yang dikeluarkan oleh Kemenag tentunya sudah tidak perlu diragukan lagi terkait legalitasya. Saatnya kita tumbuhkan Semangat Berbagi di Era Baru, untuk wujudkan Indonesia Maju.

Tulisan ini diikutsertakan dalam rangka Lomba Blog LAZ UCare Indonesia 2020.

Daftar

Referensi

Sumber Referensi

https://www.ucareindonesia.org/

Foto / Gambar

Adhi Hermawan

Freepik.com

 

Infografis / Illustrasi

Adhi Hermawan

Instagram @lazucare

Video / Youtube

Chanel Youtube: LAZ UCare

Ayo dukung kampanye Semangat Berbagi di Era Baru bersama LAZ UCare Indonesia. #MiladUcareS3ru