“Ayo menabung, Jangan Takut Menabung”

Peduli Menabung

Peduli Masa Depan

Hai sahabat pembaca setia, apa kabarnya hari ini? semoga sehat dan bahagia.

Kali ini izinkan saya berbagi banyak hal tentang sesuatu yang sangat penting untuk masa depan, yaitu MENABUNG.

Ngomong-ngomong sudah punya buku rekening belum? apa masih suka nabung di celengan ayam atau jangan-jangan masih suka menyimpan uang di bawah bantal? hehe. Apapun yang kalian lakukan jika kalian menabung dengan konsisten insyaallah masa depan kalian akan cemerlang.

Kenapa sih menabung itu penting?

Kalimat dahsyat dari seorang ilmuan hebat di Indonesia, Bapak Baharuddin Jusuf Habibie yang ada disamping ini adalah alasan kenapa menabung itu penting.

“Salah satu kunci kebahagiaan adalah gunakan uangmu untuk pengalaman bukan untuk keinginan”. – BJ Habibie

Untuk mendapatkan kebahagiaan, jadikan uangmu sebagai ladang untuk membeli pengalaman bukan sekedar membeli apa yang kalian inginkan. Karena belum tentu apa yang kalian inginkan bermanfaat untuk kalian.

Pengalaman itu ternyata lebih penting dari semua keinginan kita yang didasari oleh hawa nafsu.

Pernah suatu ketika sahabat saya dihadapkan oleh dua pilihan, mengikuti seminar atau pergi nonton bioskop bersama teman-temannya. Padahal uang yang dia miliki hanya cukup untuk satu pilihan saja. Karena menganggap seminar itu tidak begitu penting (padahal seminar adalah pengalaman) akhirnya sahabat saya memilih untuk pergi nonton bioskop.

Alhasil setelah lulus kuliah, sertifikat seminar tersebut dibutuhkan untuk proses melamar kerja. Andai saja waktu itu dia menabung dan tidak mengabaikan agenda seminar, mungkin nasib berkata lain. Itulah mengapa menabung menjadi hal yang penting disaat kondisi keuangan darurat.

Dari cerita sahabat saya tersebut ternyata benar pesan yang disampaikan oleh mantan presiden ke-3 Republik Indonesia Bapak BJ Habibie, bahwa kunci kebahagiaan itu adalah ketika kita membelanjakan uang kita untuk pengalaman bukan sekedar untuk keinginan semata.

Menabunglah untuk pengalaman, menabunglah untuk sesuatu yang berharga dan menabung untuk mewujudkan harapan dan impian kita di masa depan.

Nah, itulah pentingnya menabung. Sekarang saatnya saya mengajak kalian semua untuk ikut menjelajah peta RABU (RAhasia menaBUng) agar pikiran kita lebih terbuka dan peduli menabung untuk mempersiapkan masa depan yang lebih cerah. Let’s Explore!

KENAPA MENABUNG ITU PENTING ?
Menabung ternyata tidak hanya berdampak kepada masa depan masing-masing dari kita, tetapi juga terhadap bangsa kita sendiri. Selain alasan di atas, ada beberapa alasan kenapa menabung menjadi sesuatu yang penting bagi kita sebagai generasi penerus bangsa. Inilah alasanya:

Mendukung Program Pemerintah

Dengan menabung kita turut mendukung program pemerintah dalam kampanye “Gerakan Ayo Menabung”. Kampanye ini tentunya memiliki tujuan tersendiri yaitu untuk membangkitkan kembali budaya menabung dan investasi bagi masyarakat Indonesia.

Diharapkan masyarakat akan semakin mengenal berbagai produk dan jasa keuangan sebagai sarana untuk melakukan aktivitas menabung dan investasi di lembaga jasa keuangan formal. Semakin banyak masyarakat yang peduli menabung tentunya akan berdampak pada peningkatan likuiditas tabungan domestik untuk mendukung pembiayaan pembangunan nasional dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Berkontribusi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Perlu kita ketahui bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak hanya bergantung dari jumlah uang yang beredar, akan tetapi ditentukan oleh luasnya akses terhadap produk dan jasa lembaga finansial (inklusi keuangan). Salah satu indikatornya yaitu rasio menabung. ‎

Berdasarkan data yang diambil dari (Databoxs) pemanfaatan jasa keuangan di Indonesia masih rendah. Berdasarkan survei Financial Inclusion Index (Global Findex) pada 2014, kepemilikan rekening bank orang-orang dewasa di Indonesia hanya sebesar 36 persen. Angka tersebut tertinggal dari negara-negara di Asia Tenggara lain dan masih jauh dari rata-rata global sebesar 62 persen.

Oleh karena iu, tidak hanya tugas pemerintah saja dalam berkampanye melakukan gerakan menabung, akan tetapi pihak-pihak lembaga ataupun masyarakat juga harus mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap jasa keuangan dan meningkatkan rasio menabung demi terciptanya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik.

Mempersiapkan Masa Depan

Masa depan yang baik itu ternyata tidak hanya ditentukan dari kerja keras dan usaha kita, tetapi juga dari bagaimana cara kita mengatur keuangan, salah satunya dengan menabung. Karena dengan menabung apapun harapan dan cita-cita kita akan dengan mudah tercapai. Menabung akan melatih kita bersabar dalam mengatur keuangan, melatih kita untuk tidak boros dan lebih berhemat dalam membeli sesuatu.

Menabung juga bisa membantumu meraih keinginan terbesar kalian, membeli rumah, memiliki kendaraan sport, pergi haji, mempersiapkan pendidikan anak, dan masih banyak lagi harapan yang bisa terwujudkan dari kegiatan menabung. Sudah saatnya kita mempersiapkan masa depan kita dengan menabung karena dengan menabung akan banyak manfaat yang akan kita dapatkan.

MANFAAT PENTING MENABUNG ?

Melatih Kedisiplinan

Menabung bukan perkara mengumpulkan uang dan memasukkanya ke dalam celengan, tetapi juga merupakan kegiatan positif yang akan melatihmu kedisiplinan. Biasakan menabung maka kalian akan terbiasa menabung dan konsisten dalam menabung.

Memiliki Dana Cadangan Saat Darurat

Kita tidak akan pernah masalah apa yang akan menimpa kita esok, karena hidup tak akan pernah terlepas dari yang namanya masalah. Dalam kondisi darurat sekalipun masalah keuangan akan dengan mudah teratasi jika kita menabung.

Sebagai Investasi

Menabung adalah investasi terbaik untuk masa depan. Mempersiapkan dana pendidikan, modal membuaka usaha, mempersiapkan dana untuk ibadah ke tanah suci, membangun tempat tinggal dan membantu biaya tak terduga lainnya.

Belajar Mengatur Keuangan

Dengan hasil menabung kita bisa membeli sepatu yang kita idam-idamkan. Disitulah kita belajar bagaimana cara mengatur keuangan. Bersabar dalam menabung untuk memprioritaskan dalam membeli barang yang menjadi kebutuhan kita.

Membiasakan Hidup Hemat

Dengan menyisihkan sebagian uang yang kita perolah akan membiasakan kita dalam berhemat dan tidak membeli barang yang tidak begitu diperlukan. Hidup itu harus hemat, karena dengan berhemat kita dapat memprioritaskan kebutuhan hidup yang baik dan benar.

Menghindari Hutang

Disaat kondisi kita terdesak dan membutuhkan uang, tentu jalan satu-satunya adalah berhutang. Namun jika kita menabung kita tidak perlu berhutang. Sebisa mungkin jauhi berhutang, karena lebih baik kita menabung dari pada hutang.

Belajar Menghargai Uang

Uang ibarat amunisi untuk menguasai segala hal, baik buruknya tergantung kita yang menggunakan. Dengan menabung kita akan menghargai uang layaknya sebagai alat pembayaran yang sah dan menggunakannya dalam hal kebaikan.

DARI CELENGAN KUCING

 MENJADI REKENING BANK

Cerita ini adalah pengalaman saya sendiri mulai dari belajar menabung hingga menabung untuk sebuah misi penting.

Sejak kecil saya sudah dilatih untuk menabung. Celengan berbentuk harimau untuk kakak dan yang berbentuk kucing untuk saya. Senang dan gembira karena bisa merasakan nikamatnya menabung bersama. Menyisihkan uang jajan dan ketika sepulang sekolah memasukkannya ke dalam celengan.

Satu hari terlewatkan, dua hari berlalu hingga seminggu kemudian mulai rasa penasaran muncul untuk melihat isi dari celengan yang terbuat dari tanah liat itu. Setiap kali memasukkan uang, disaat itu juga saya selalu mencoba mengangkatnya dan menguncang-guncangkan untuk mendengar bunyi koin di dalamnya. Terkadang menebak-nebak berapa jumlah uang yang telah saya kumpulkan selama ini.

Namun, ketika perut sulit untuk diajak kompromi melihat tukang bakso yang lewat, tangan jahil ini pun tak kuasa menahan lapar. Diam-diam saya menggulingkan celengan kucing dan dengan lincah mencongkel uang lima ratusan dengan tusuk gigi. Walalupun begitu saya tetap konsisten menabung dari sisa uang jajan. Dari situlah saya belajar bersabar menabung untuk sesuatu yang saya harapkan yaitu membeli sepatu baru.

Dari seekor celangan kucing kini tumbuh dan berkembang menjadi tiga buah toples. Begitulah perjalanan panjang menabung dari sekolah dasar hingga lepas sekolah. Semakin dewasanya diri ini, semakin kita sadar bahwa hidup kita tidak sendiri.

Disinilah peranan membagi tabungan menjadi tiga bagian diperlukan, satu untuk tabungan, satu untuk sedekah dan yang satunya lagi untuk jajan atau konsumsi harian.

Tabungan

Tabungan yang ini untuk masa depan, untuk beli peralatan sekolah, untuk biaya kuliah, dan membantu orang tua membangun rumah. Harus disimpan dan tidak boleh digunakan sebelum waktunya.

Sedekah

Tabungan yang ini untuk sedekah, berbagi kepada sesama manusia adalah perbuatan baik. Jika kita menolong mereka, nanti kita akan juga ditolong. Jadi ini khusus untuk membantu orang yang membutuhkan bantuan kita.

Jajan / Konsumsi harian

Tabungan yang ini untuk jajan atau konsumsi harian, boleh dipakai jika kita ingin sesekali membeli barang yang kita inginkan atau traktir makan teman. Boleh dipakai kapan saja dengan syarat tidak boleh boros.

Dengan membaginya menjadi tiga bagian, menjadikan saya lebih disiplin lagi dalam mengatur keuangan. Kita harus bijak menggunakan uang untuk keperluan kita, misalnya celengan tabungan khusus untuk mempersiapkan masa depan, sedangkan yang sisanya celengan sedekah untuk untuk berbagi dengan orang lain dan celengan jajan untuk kebutuhan harian. Dari tiga toples ini saya mendapatkan pelajaran penting bahwa menabung tidak hanya untuk harapan kita semata, tetapi juga harapan orang lain untuk bangkit dari uluran tangan kita.

Setelah memasuki dunia kerja semua berubah seketika. Tiga toples kini berubah menjelma menjadi tabungan rekening Bank, inilah yang saya tunggu-tunggu sejak kecil. Memiliki tabungan dengan kartu ATM yang bisa kita gunakan ketika uang diperlukan. Saya merasa dipermudah dengan adanya perbankan karena uang kita tersimpan dengan aman.

Tidak hanya itu, dengan adanya banyak layanan perbankkan kita bisa manfaatkan untuk misi penting kita misalnya menyiapkan dana pendidikan, dana membangun rumah, dana membeli kendaraan dan yang lebih penting lagi yaitu menyiapkan bekal kita di akhirat seperti dana santunan anak yatim, qurban dan dana ibadah umroh maupun haji.

Namun untuk menabung di sebuah bank jangan salah pilih. Ada satu kriteria bank yang harus kita perhitungkan yaitu menjamin simpanan nasbah jika sewaktu-waktu bank mengalami masalah. Dari sinilah kita wajib memprioritaskan bank yang terdaftar oleh Lembaga Penjamin Simpanan agar masa depan kita tetap aman. Untuk lebih tahu tentang LPS yuk simak ulasan berikut ini,

MENGENAL LEBIH DEKAT LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN ?

” Indonesia Deposit Insurance Corporation (IDIC)”

Jika kalian berkunjung ke sebuah Bank, coba perhatikan sekelilingnya apakah terdapat stiker seperti gambar disamping. Jika iya, itu artinya Bank tersebut merupakan peserta dari LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) itu sendiri merupakan lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia. Sengaja saya mengunjungi Bank dimana tempat saya menabung, dan ternyata benar ada stiker yang menunjukkan kepesertaan Bank tersebut yang dijamin oleh LPS.

Ternyata tidak hanya simpanan nasabah di bank umum saja yang dijamin oleh LPS, Simpanan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pun dijamin oleh LPS. Mantapkan!

Lembaga ini dibentuk sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (UU LPS) yang diubah menjadi UU Nomor 7 Tahun 2009. Tentunya perubahan yang paling mencolok dalam penjaminan dengan LPS ini adalah dihapusnya sistem blanket guarantee, sehingga LPS menjadi lembaga yang berfungsi menjamin simpanan nasabah serta turut aktif dalam stabilitas sistem berbankan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. LPS tidak hanya menjamin nasabah bank konvensional saja, tapi juga bank syariah.

Tugas dan Fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Sebenarnya apa sih fungsi dan tugas dari Lembaga Penjamin Simpanan itu. Berikut adalah beberapa tugas dan fungsi LPS untuk menjamin simpanan dari para nasabah bank, simak infografiknya ya.

Untuk menunjang tugas dan fungsi tersebut, LPS diberikan wewenang antara lain:

  1. Menetapkan dan memungut premi penjaminan dan kontribusi ketika bank pertama kali menjadi peserta sekaligus melakukan pengelolaan kekayaan dan kewajiban LPS
  2. Mendapatkan data simpanan nasabah, data kesehatan bank, laporan keuangan bank, dan laporan hasil pemeriksaan bank sepanjang tidak melanggar kerahasiaan bank sekaligus melakukan rekonsiliasi, verifikasi dan konfirmasi atas data tersebut
  3. Menetapkan syarat, tata cara dan ketentuan pembayaran klaim
  4. Menunjuk, menguasakan, dan menugaskan pihak lain bertindak atas nama LPS, untuk melaksanakan sebagian tugas tertentu
  5. Melakukan penyuluhan kepada bank dan masyarakat tentang penjaminan simpanan termasuk menjatuhkan sanksi administratif bagi yang melanggar ketentuan

Nah, dengan mengetahui fungsi, tugas dan wewenang LPS, kini kita tak usah ragu untuk menabung di bank. Karena LPS akan memberikan jaminan simpanan di semua bank konvesional maupun bank syariah.

Syarat Simpanan yang di Jamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Menabung di Bank yang telah menjadi peserta LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) tentu akan aman dari permasalah perbankkan yang tidak kita ketahui. Namun, ada beberapa persayaratan agar simpanan kita bisa mendapatkan klaim dari LPS. Berikut ini adalah syarat yang dibutuhkan agar simpanan kita di jamain oleh LPS:

 

1. Simpanan kita harus tercatat dalam pembukuan Bank. Oleh karena itu lakukan setiap transaksi secara detail termasuk pencatatan transaksi.
2. Nasabah tak mendapatkan bunga simpanan yang lebih tinggi dari suku bunga wajar yang telah ditetapkan LPS. Apabila bunga yang kita terima melebihi suku bunga yang ditetapkan LPS kita wajib melapor.
3. Kita tidak melakukan tindakan atau sesuatu hal yang merugikan Bank. Jangan pernah melanggar aturan yang telah ditetapkan Bank.

Manfaat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Menabung di Bank siapa takut!
Dengan menabung di Bank yang telah menjadi peserta LPS atau lembaga penjamin simpanan tentu banyak manfaat yang akan kita dapatkan, diantaranya:

1. Rasa aman bahwa uang yang dititipkan di bank tidak akan hilang semisal bank tersebut mengalami masalah keuangan.

2. Membuat bank lebih disiplin dan berhati hati dalam menyalurkan kreditnya.

3. Membuat perbankan lebih kuat karena tiap bank harus menyetorkan dana iuran atau talangan ke LPS dalam rangka mengantisipasi bank lain yang mengalami masalah likuiditas.

Kesimpulan

Ayo Menabung di Bank yang sudah daftar di

Lembaga Penjamin Simpanan

Terjadinya krisis ekonomi tahun 1997-1998, banyak nasabah tabungan yang dirugikan. Karena tidak ada penjamin yang mau membayar simpanannya yang dilarikan oleh pemilik bank, atau pemilik bank tidak mampu mengurus sehingga simpanannya tidak bisa kembali. Adanya LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) diharapkan mampu menjadi solusi tatkala kejadian seperti ini terulang kembali.

Saatnya kita menabung di Bank dan pastikan Bank tersebut merupakan peserta dari lembaga penjamin simpanan LPS. Untuk memastikannya kalian dapat melihat stiker kepersertaan Bank yang terpampang di sekitar area Bank. Di samping itu, perhatikan juga suku bunga simpanan jangan sampai di atas yang ditetapkan LPS karena jaminan otomatis gugur.

Selain rasa aman menabung di Bank, kita juga tidak perlu kuatir dengan dana simpanan kita ketika terjadi masalah keuangan Bank tersebut. LPS akan bekerja sesuai dengan fungsinya yaitu menjamin simpanan bagi nasabah dan stabilisasi ekonomi. Tentunya dengan kita memenuhi syarat 3T yaitu, tercatat dalam pembukuan, bunga simpanan tidak melebihi bunga penjamin dan tidak melakukan tindakan yang merugikan Bank.

Jangan Takut Menabung di Bank, Karena ada LPS yang akan Menjamin.

Sumber Referensi: http://lps.go.id     Infografik: Adhihermawan.com   Gambar: Freepik.com